Jumat, 07 Oktober 2011

KETIKA TIDAK BERJODOH, JANGAN MENANGIS!!


KETIKA TIDAK BERJODOH, JANGAN MENANGIS!!

Benar dikatakan bahwa apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh maka sebesar apapun usaha untuk saling mendekat, sekeras apapun upaya orang disekitar untuk menyatukannya, sekuat apapun perasaan yang ada diantara keduanya, sebanyak apapun komunikasi sebelumnya. Sedekat apapun itu, PASTI akan ada hal yang membuat keduanya akhirnya saling menjauh. Ada hal yang membuat keduanya saling merasa tidak cocok. Ada hal yang membuat keduanya saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik. Ada kejadian yang menghalangi untuk bersatu. Bahkan ketika –mungkin- telah menetapkan tanggal pernikahan.

Namun yang perlu dicatat adalah : Yakinlah bahwa apa yang diberikan oleh Allah, yakinlah bahwa yang digariskan oleh Allah, yakinlah bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya adalah yang TERBAIK. Adalah yang paling sesuai. Adalah yang paling membuat merasa bahagia. Karena Dialah yang paling mengerti lebih dari kita sendiri. Dialah yang paling menyayangi. Dialah yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik. Sementara diri ini hanya sedikit saja mengetahuinya dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan sendiri saja.

Dan yang perlu dicatat juga adalah : JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA NAMUN JUSTRU BERARTIBAHWA KITA PANTAS! KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT.

Meskipun saat ini mata manusia kita tidak memahaminya. Meskipun saat itu perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata. Meskipun saat itu otak ini melihatnya sebagai sesuatu yang buruk. Tidak! Jangan terburu-buru menvonis bahwa dirimu telah diberikan sesuatu yang buruk. Bahwa dirimu tidak pantas. Karena kelak dirimu akan menyadarinya perlahan bahwa apa yang telah hilang darimu, bahwa apa yang tidak didapatkan itu bukanlah yang terbaik untukmu, bukanlah yang pantas untukmu, bukanlah sesuatu yang baik untukmu.

Dari Abu Huroiroh dari Rosululloh bersabda : "Berwasiatlah kalian yang baik kepada kaum wanita, karena mereka tercipta dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas, maka kalau engkau meluruskannya berarti engkau mematahkannya, namun jika engkau membiarkannya maka dia akan selamanya bengkok, oleh karena itu berwasiatlah yang baik kepada wanita.” (HR. Bukhori 5168, Muslim : 1468)


Sungguh, memubazirkan perasaan, memubazirkan air mata, untuk seseorang yang bukan jodoh, ah....sayang sekali. Justru harus bersyukur karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk dikemudian hari. Maka memohon padaNya, meminta padanya diberikan petunjuk, dan dijauhkan dari segala godaan yang ada adalah lebih baik dari pada membuang sia-sia tenaga, pikiran dan airmata untuk laki-laki yang bukan jodoh. Sungguh, cinta sebelum pernikahan pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat.

Sungguh tak ada rasa takut karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki. Tak ada rasa khawatir karena melihat dia yang bukan jodoh itu bersanding dengan orang lain. Tak ada rasa iri melihat gadis-gadis lain dicintai, dilamar dan dinikahi. Sangat yakin sekali bahwa suatu hari, akan ada satu laki-laki terbaik yang menjadi suami, selamanya. Hanya satu, atau kadang lebih jika cerai dan menikah lagi, namun saat yang bersamaan kita tetap hanya akan punya satu suami.


Seberapa banyak pun laki-laki yang menyukai, seberapa banyak teman laki-laki, seberapa banyak kenalan tetapi pada akhirnya hanya akan menikah dengan satu orang laki-laki. Pada akhirnya hanya akan jadi milik satu orang laki-laki. Dan sungguh semua itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan, banyak sedikitnya teman laki-laki, sama sekali tidak. Allah akan mengirimkan seorang  pendamping. Allah yang akan memilihkan yang terbaik untuk mereka yang tidak berjodoh dengan laki-laki yang pernah diinginkan.

Percayai takdir, bahwa apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama maka sejauh apapun mereka, sebanyak apapun rintangan yang menghalangi, sebesar apapun beda diantara mereka, sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya, meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya, meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya, meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa, PASTI tetap saja akan bersatu. Seakan ada magnet yang menarik mereka, akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua. Akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu. 



sadarailah wahai wanita

Mungkin pernah di suatu masa dirimu merasa sangat kecewa dengan takdir Tidak Berjodoh yang Tuhan berikan, sehingga dirimu seakan menjadi tidak mengenal dirimu sendiri. Namun ketika kesempatan yang hilang itu engkau terima dengan penuh kerelaan dan keikhlasan, justru mengantarkanmu pada takdir berikutnya yang ternyata jauh lebih indah. Seorang laki-laki berhati emas Dia kirimkan padamu dengan cara yang sangat indah. Seorang laki-laki yang memuliakanmu, yang menjaga hati dan perasaanmu, yang tak sekalipun membuatmu kecewa dan tersakiti, yang menerimamu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, yang setia bersamamu disaat susah dan bahagia, yang bukan hanya sekedar ingin menjadi pendamping, tetapi berazzam untuk mengantarkanmu pada jalan menuju Jannahnya, dan dia menjadikanmu ingin mencium wangi surga. Dia, seseorang yang mengasihimu karenaNya semata.

Masya ALLAH, sungguh sebuah nikmat Tuhan yang patut disyukuri. Maka percayalah, sesedih apapun dirimu dulu, tak akan ada apa-apanya dibanding dengan takdir indah yang kini engkau rasakan.

Mengikhlaskan yang lepas ditangan, mencintai yang menggenggam dihati. Karena yang terakhir, lebih berarti. Dia satu-satunya yang pantas dicintai dengan hati.


AlhamduliLLAH.



aku percaya ini bukanlah akhir dari segalanya 
ALLAh memang punya rencana lain untuk ku.untuk masa depan ku kelak Aku Yakin dan aku percaya Satu rencana yang jauh lebih indah akan segera ku raih  ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar