Senin, 14 November 2011

daiRy to my love



Tuhann .. aku yang mencintainya walau bibir ini tak bisa bicara 
Tuhan aku menginginkan nya walau raga ini tak bisa menggapainya
Tuhan aku ingin hidup bersama nya  ... Mungkinkan aku bisa menemukan kebahagiaan 

Mengapa.. ??
mengapa ???
hati ini selalu bertanya ??
mengapa seolah langkah ku selalu di persulit dengan bayang bayang masa lalu nya 
Tuhan ....
Aku hanya bisa menitikan air mata ini 
dan menjerit dalam hati kalau aku menyayanginya 
aku merindukan nya namun apa daya ....




Rabu, 26 Oktober 2011

Putus LaGi

"Maaf aku ingin Putus "
entah angin apa yang merasuki hati & pikiran ku tiba-tiba saja aku memutuskan dengan hati yang yakin kalau aku ingin putus 
aku pikir inilah jalam yang paling terbaik 
mungkin ini petunjuk mu ya rabb melalui ketetapan hati
sebenarnya aku hanya ingin sendiri dulu,instrospeksi diri& berusaha jadi lebih baik 

Tuhann aku hanya ingin menikah dengan seseorang yang kau ridhaii , yang bisa membimbing aku , yang bisa menuntun ku untuk selalu di jalan Mu .

Tak ada sesal atas keputusan ini aku yakin dengan pilihan hati ku , dia bukanlah orang yang baik buat aku ,hidupku dan masa depan ku .

Tuhan ... 
Aku hanya ingin dekat dengan Mu , ,
Lebih Dekatt dan lebih dekat
kau lah pemilik nyawaku dan kau maha tahu atas segala sesuatu , aku berusaha selalu ikhlas dan sabar ..
Barakallah ,, 



Thantiee Rainlovers: hari ini aku tuliskan segala resah dan gundah yang...

Thantiee Rainlovers: hari ini aku tuliskan segala resah dan gundah yang...: hari ini aku tuliskan segala resah dan gundah yang ku alami "Aiku ingin Putus " Aku rasa aku sudah tak mampu lagi berbagi dengan nya dan j...

Senin, 24 Oktober 2011

hari ini aku tuliskan segala resah dan gundah yang ku alami
"Aiku ingin Putus "
Aku rasa aku sudah tak mampu lagi berbagi dengan nya dan jalan yang di pilih kami pun sudah berbeda setelah ku coba semuanya tak membaik
Tuhan ...  berikan hati ini kelapangan,ketegaran ,kesabaran dan ke ikhlasan yang benar-benar ikhlas melepasnya dari klehidupan saya .

Yang aku butuhkan seseorang yang bisa menyemangati hidup aku , mengerti , mengarahkan, memaafkan dan memaklumi
Ternyata inilah ketetapan hati yang kau berikan untuk ku
Sekarang aku pun bisa menyadari ternyata dirinya bukanlah yang terbaik  .
Akan ku buang semua masa lalu yang kelam ini dan kau akan bangkit ,menatap hari ku
Menggapai bahajgiaku meski bukan dengan Mu.

Terimakasih ats segala sesuatu yang pernah kau berikan pada ku sebagai pelajaran hidup yang ku dapat .

Rabu, 19 Oktober 2011

MENGHADAPI TEMAN YANG MOODY

Punya temen yang moody emang rada-rada susah, salah ngomong dikit aja bisa bikin dia tersinggung. Sebenarnya banyak banget yang bisa bikin temen kita jadi moody. Mungkin karena ada sesuatu yang ingin dicapai namun tak kesampaian, dikecewakan atau bahkan putus cinta. Nah sebagai teman, pasti kita pingin bisa bantuin dia untuk bisa keluar dari masalahnya kan? Tapi hati-hati lho, karena jika cara kita salah, bisa-bisa malah jadi runyam nantinya. Berikut ini ada beberapa tips dan trik untuk menghadapi temen yang moody.


 1. Temani Dia Dekati dia dan tujukin rasa simpati kita, biar teman kita tahu bahwa kita peduli terhadapnya. Tekankan bahwa dia selalu punya teman baik dalam suka maupun duka. 


2. Jangan Langsung Namanya juga lagi sensi dalam kondisi seperti itu biasanya temen kita jadi mudah tersinggung dan menghindari kita. Jadi sebaiknya jangan langsung bertanya dengannnya tentang apa yang sedang terjadi. Bersikap biasa saja, tunggu sampai dia membuka diri untuk bercerita dengan kita. 


3. Ajak Bercanda Kalau sudah ditunggu dan dia tetap diam, cobalah bertanya sambil bercanda. Usahkan tidak bertanya secara serius karena hal itu akan membuatnya merasa diadili. Misalnya kita bisa bertanya kenapa dia cemberut terus akhir-akhir ini. Tapi ingat ya, usahakan bertanya sambil bercanda dan jangan lupa untuk selalu tersenyum saat bicara dengannya. 


4. Jangan Sok Nasehatin Kalau dia sudah cerita tentang masalahnya, jangan buru-buru menasehatinya dengan tips-tips mujarabmu. Nggak perlu sok pinter dihadapannya, biarkan dia puas mengeluarkan uneg-uneg yang memenuhi pikirannya. Tapi jika dia minta saran, nggak ada salahnya kamu memberi sedikit komentar dan saran. 


5. Ajak Hang Out Tawari dia untuk pergi jalan-jalan, kalau perlu bilang bahwa kamu siap untuk menemaninya. Jika dia memutuskan mau jalan, bawalah dia ke tempat-tempat menyenangkan. Siapa tahu dia nggak sedih dan akan tersenyum kembali.


 6. Ajak Ngobrol Kalau dia sudah merasa tenang dan nggak sensi lagi, cobalah ajak dia ngobrol lagi. Katakan bahwa semua orang pasti punya masalah. Beri tahu tentang masalah-masalah yang pernah kita alami dan berhasil dilalui. Siapa tahu cerita kita akan memotivasi dia untuk keluar dari problemnya. Beri dia semangat untuk menghadapinya dengan santai dan tidak jadi beban. 


Nah kalo yang moody nya itu pacar kita gimana????? 
 memang rada susah juga menghadapinya mau langsung di tanya , takut dia marah di diemin takut memperburuk kieadaan .




wahh gimana tucch ???? 
tunggu di artikel saya selanjut nya ^_^ 

Jumat, 07 Oktober 2011

KETIKA TIDAK BERJODOH, JANGAN MENANGIS!!


KETIKA TIDAK BERJODOH, JANGAN MENANGIS!!

Benar dikatakan bahwa apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh maka sebesar apapun usaha untuk saling mendekat, sekeras apapun upaya orang disekitar untuk menyatukannya, sekuat apapun perasaan yang ada diantara keduanya, sebanyak apapun komunikasi sebelumnya. Sedekat apapun itu, PASTI akan ada hal yang membuat keduanya akhirnya saling menjauh. Ada hal yang membuat keduanya saling merasa tidak cocok. Ada hal yang membuat keduanya saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik. Ada kejadian yang menghalangi untuk bersatu. Bahkan ketika –mungkin- telah menetapkan tanggal pernikahan.

Namun yang perlu dicatat adalah : Yakinlah bahwa apa yang diberikan oleh Allah, yakinlah bahwa yang digariskan oleh Allah, yakinlah bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya adalah yang TERBAIK. Adalah yang paling sesuai. Adalah yang paling membuat merasa bahagia. Karena Dialah yang paling mengerti lebih dari kita sendiri. Dialah yang paling menyayangi. Dialah yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik. Sementara diri ini hanya sedikit saja mengetahuinya dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan sendiri saja.

Dan yang perlu dicatat juga adalah : JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA NAMUN JUSTRU BERARTIBAHWA KITA PANTAS! KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT.

Meskipun saat ini mata manusia kita tidak memahaminya. Meskipun saat itu perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata. Meskipun saat itu otak ini melihatnya sebagai sesuatu yang buruk. Tidak! Jangan terburu-buru menvonis bahwa dirimu telah diberikan sesuatu yang buruk. Bahwa dirimu tidak pantas. Karena kelak dirimu akan menyadarinya perlahan bahwa apa yang telah hilang darimu, bahwa apa yang tidak didapatkan itu bukanlah yang terbaik untukmu, bukanlah yang pantas untukmu, bukanlah sesuatu yang baik untukmu.

Dari Abu Huroiroh dari Rosululloh bersabda : "Berwasiatlah kalian yang baik kepada kaum wanita, karena mereka tercipta dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas, maka kalau engkau meluruskannya berarti engkau mematahkannya, namun jika engkau membiarkannya maka dia akan selamanya bengkok, oleh karena itu berwasiatlah yang baik kepada wanita.” (HR. Bukhori 5168, Muslim : 1468)


Sungguh, memubazirkan perasaan, memubazirkan air mata, untuk seseorang yang bukan jodoh, ah....sayang sekali. Justru harus bersyukur karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk dikemudian hari. Maka memohon padaNya, meminta padanya diberikan petunjuk, dan dijauhkan dari segala godaan yang ada adalah lebih baik dari pada membuang sia-sia tenaga, pikiran dan airmata untuk laki-laki yang bukan jodoh. Sungguh, cinta sebelum pernikahan pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat.

Sungguh tak ada rasa takut karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki. Tak ada rasa khawatir karena melihat dia yang bukan jodoh itu bersanding dengan orang lain. Tak ada rasa iri melihat gadis-gadis lain dicintai, dilamar dan dinikahi. Sangat yakin sekali bahwa suatu hari, akan ada satu laki-laki terbaik yang menjadi suami, selamanya. Hanya satu, atau kadang lebih jika cerai dan menikah lagi, namun saat yang bersamaan kita tetap hanya akan punya satu suami.


Seberapa banyak pun laki-laki yang menyukai, seberapa banyak teman laki-laki, seberapa banyak kenalan tetapi pada akhirnya hanya akan menikah dengan satu orang laki-laki. Pada akhirnya hanya akan jadi milik satu orang laki-laki. Dan sungguh semua itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan, banyak sedikitnya teman laki-laki, sama sekali tidak. Allah akan mengirimkan seorang  pendamping. Allah yang akan memilihkan yang terbaik untuk mereka yang tidak berjodoh dengan laki-laki yang pernah diinginkan.

Percayai takdir, bahwa apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama maka sejauh apapun mereka, sebanyak apapun rintangan yang menghalangi, sebesar apapun beda diantara mereka, sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya, meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya, meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya, meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa, PASTI tetap saja akan bersatu. Seakan ada magnet yang menarik mereka, akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua. Akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu. 



sadarailah wahai wanita

Mungkin pernah di suatu masa dirimu merasa sangat kecewa dengan takdir Tidak Berjodoh yang Tuhan berikan, sehingga dirimu seakan menjadi tidak mengenal dirimu sendiri. Namun ketika kesempatan yang hilang itu engkau terima dengan penuh kerelaan dan keikhlasan, justru mengantarkanmu pada takdir berikutnya yang ternyata jauh lebih indah. Seorang laki-laki berhati emas Dia kirimkan padamu dengan cara yang sangat indah. Seorang laki-laki yang memuliakanmu, yang menjaga hati dan perasaanmu, yang tak sekalipun membuatmu kecewa dan tersakiti, yang menerimamu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, yang setia bersamamu disaat susah dan bahagia, yang bukan hanya sekedar ingin menjadi pendamping, tetapi berazzam untuk mengantarkanmu pada jalan menuju Jannahnya, dan dia menjadikanmu ingin mencium wangi surga. Dia, seseorang yang mengasihimu karenaNya semata.

Masya ALLAH, sungguh sebuah nikmat Tuhan yang patut disyukuri. Maka percayalah, sesedih apapun dirimu dulu, tak akan ada apa-apanya dibanding dengan takdir indah yang kini engkau rasakan.

Mengikhlaskan yang lepas ditangan, mencintai yang menggenggam dihati. Karena yang terakhir, lebih berarti. Dia satu-satunya yang pantas dicintai dengan hati.


AlhamduliLLAH.



aku percaya ini bukanlah akhir dari segalanya 
ALLAh memang punya rencana lain untuk ku.untuk masa depan ku kelak Aku Yakin dan aku percaya Satu rencana yang jauh lebih indah akan segera ku raih  ...

Kau yang MemiliH

Tuhann ..
Apakan ini Jawab mu atas doaku

menjauhkan nya dari hidup ini


Mungkinkan dia bukanlah orang yang tepat untuk menemani hidup ku .. ???
 Tuhann ..
Aku hanya mencarii ridha mu
Aku hanya ingin Restu muu ..
Baiklah jika memang itu Jawab nya ..

Aku akan berusaha
Aku akan berusaha membakar semua Perasaan ini
Mengubur Semua harapan ini

Mungkin inilah yang terbaik buat hidup ku ..
Kau yang maha mengetahui tuhann
Semoga aku selalu berada dalam lindungan mu ..




Kamis, 06 Oktober 2011

Rindu

selama aku mencari
selama aku menanti
bayang-bayangmu dibatas senja

matahari membakar rinduku
ku melayang terbang tinggi

tuk slalu mega-mega
menembus dinding waktu
kuterbaring dan pejamkan mata
dalam hati kupangil namamu
semoga saja kau dengar dan merasakan

getaran dihatiku
yang lama haus akan belaianmu
seperti saat dulu
saat  saat pertama kau dekap dan kau kecup bibir ini
dan kau bisikan kata-kata ku cinta padamu

peluhku berjatuhan 
menikmati sentuhan
perasaan yang teramat dalam
telah kau bawa segala yang kupunya 
segala yang kupunya 

getaran dihatiku
yang lama haus akan belaianmu
seperti saat dulu
saat pertama kau dekap dan kau kecup bibir ini
dan kau bisikan kata-kata aku cinta padamu .. hanya kepadamu 

Rabu, 05 Oktober 2011

Ko Jadii BegiNii YAah .. ???

Ko Jadii Beginiii ..
Aku gakk ngertii ..
Sebenarnya siapa yang salah siapa yang gak beres
aku melihat bukan hanya dari satu sisi saja
yang egois itu siapa sebenarnya
Kudeta .. Kudeta dimana-mana

Aku tak bisa tenang ..
aku ragu mncuragkan semaksimal mungkin kemampuan ku
Terhalang Terhalang oleh topeng-topeng bermuka dua
dan entah mereka itu siapa
yang benar yang mana

tuhann
lindungi aku dari segala fitnah ..

Selasa, 04 Oktober 2011

ketika cinta harus memilih


Ketika kita didudukan dalam situasi untuk memilih, tentu naluri kemanusiaan kita akan memilih yang terbaik (best of the best). Lalu bagaimana jika justru ketika pilihan tersebut tidak ada yang memenuhi kriteria kita, haruskah kita tinggalkan dan mencari pilihan lain? Bagaimana jika seandainya pilihan tersebut mutlak yang terakhir? Dan bagaimana jika seandainya pilihan tersebut adalah suatu keputusan yang justru berimplikasi terhadap masa depan kita? Bagaimana seandainya jika justru pilihan tersebut adalah ujian dari Allah Swt sebagai wujud dari kasih sayang-Nya terhadap kita?
Banyak cerita di sekeliling kita yang dapat dijadikan bahan renungan tentang makna pilihan, dan buntutnya tentu masalah cinta. Jangan berpikiran sempit dulu tentang cinta itu sendiri. Cinta bukan hanya cinta antara pasangan suami istri (pasutri), atau cinta antara anak dan orang tua, namun juga termaktub cinta kepada suatu barang, misalnya buku dan lainnya. Bahkan ada seseorang yang sangat mencintai idola-nya, entah itu seorang artis atau aktor film.

Bukan suatu kebetulan jika saya mengetengahkan makna cinta ini kok sepertinya berhubungan dengan hari ‘valentine’ yang sebentar lagi tiba. Jujur saja saya sudah tidak ambil pusing dengan perayaan tersebut semenjak saya tahu bahwa perayaan hari valentine itu sangat jauh dari nilai islami. Bagi saya, cinta itu bersifat universal yang berhak dimiliki dan dinikmati oleh setiap makhluk hidup di bumi Allah ini tanpa batas waktu dan jarak.
Lalu, bagaimana jika kita dihadapkan kepada suatu keharusan untuk memilih satu dari dua pilihan yang ada? Sudahkah kita memaknai bahwa pilihan tersebut adalah yang terbaik menurut Allah Swt untuk kita, bukan sebaliknya.
Suatu kali pernah seorang teman bercerita tentang kehidupan rumah tangganya yang bermasalah. Namun sayangnya hal tersebut dijadikan alasan oleh sang teman untuk membalas-dendam dengan, maaf, berselingkuh dengan orang lain. Saya pun kerap bertanya kepada diri saya sendiri, bukankah ketika kita memutuskan menikahi pasangan kita adalah suatu pilihan yang pasti terbaik dari segala pilihan yang ada?
Tapi tunggu dulu, terbaik menurut siapa?
Allah Swt menganugerahi setiap manusia sebuah bonus yang bernama ‘akal’, mengapa saya katakan ‘bonus’ karena selain manusia, makhluk lain (hewan dan tumbuhan) tidak dianugerahi hal yang sama. Selain itu, sebagai manusia kita pun dianugerahi ‘titel’ khalifah (di bumi) oleh Allah Swt.
“Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi”. (Faathir:39)
Kembali kepada cerita seorang teman di atas, salahkah dia dengan pilihan hatinya? Salahkah dia ketika meresa kecewa karena pilihannya ternyata jauh dari apa yang dia impikan? Atau ketika dia diberikan pilihan, sudahkah dia memutuskan memilihnya dengan atas nama Allah?
Suami selalu mengingatkan saya untuk tidak terlalu mencintainya kalau bukan karena Allah Swt, karena ketika suatu saat Allah memanggil suami, tidak ada lagi cinta dan tempat bernaung yang tersisa, karena kesemua cinta yang ada sudah dibawanya pergi. Namun, ketika ketika kita mencintainya atas nama Allah, badai rintangan apapun yang menghadang, kita masih dapat berlindung di bawah kasih sayang-Nya karena hanya Allah Swt yang mampu memberikan kesempurnaan perlindungan.
Keputusan sang teman untuk berselingkuh, jelas meletakkan nafsu di atas akal. Bukan hanya tidak akan memecahkan masalah, bahkan akan menambah masalah baru. Akal pun dikorbankan atas nama nafsu semata.
Saya teringat ketika adzan maghrib berkumandang, sebagian kita mungkin sedang asyik menyimak berita demonstrasi di sebuah liputan berita nasional di televisi. Dan pilihan kembali disorongkan kepada diri kita. Mematikan televisi dan langsung berwudhu atau mentolerir diri kita dengan ‘pembenaran’, tokh beritanya tinggal lima menit, dan terus menonton. Kembali akal pun kita korbankan atas nama ‘tinggal lima menit’ ketika kita diberikan suatu pilihan di hadapan kita.
Bangun di waktu subuh ketika adzan berkumandang adalah satu pilihan terberat bagi sebagian orang yang lemah iman. Ketika orang lain sudah melangkah menuju surau/masjid di sisi lain kita mungkin masih enggan beranjak dari dalam selimut. Tidak hiraukan seruan dari surau…. ash shalatu khairun minan naum…
****
Cinta kepada orang lain melebihi cinta kepada suami, cinta kepada liputan berita daripada mendirikan sholat maghrib dan cinta kepada kehangatan selimut kita daripada bergegas ke surau adalah suatu pilihan yang diberikan Allah Swt bagi kaum yang berakal. Sudahkah kita termasuk ke dalam orang-orang yang berakal? Sudah pantaskah kita menjadi khafilah di bumi Allah ini?
Marilah kita bersegera sujud memohon ampun kehadirat-Nya atas segala keterlenaan kita dan atas keterbiusan kita akan gemerlap duniawi yang sebenarnya tiada kekal. “Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” (Al-Baqarah:269)
Lalu, cinta manakah yang akan Anda pilih? Wallaahu’alam bishshowab.

Memilih


Cinta memang harus memilih, memilih mana yang tepat menjadi pasangan hidup Anda. Siapapun yang menjadi pasangan hidup Anda, maka hal tersebut merupakan cermin yang ada pada diri Anda. Jika Anda memilih berdasarkan pertimbangan rasa, lalu bertemu di medan perjuangan, maka pasangan hidup yang Anda dapatkan juga orang yang memiliki karakter yang sama. Namun jika Anda memilih berdasarkan pertimbangan logika semata, maka yang Anda dapatkan juga seperti yang Anda pikirkan.
Dalam memilih cinta, ada perpaduan antara rasa dan logika. Anda yang merasa sudah cocok sering lebih ‘dibenarkan’ dibandingkan pertimbangan secara ‘ilmiah’. Jika wanita dalam pertemuan pertama dengan lelaki langsung merasa bahwa lelaki itu merasa cocok untuk menjadi suami, meski ia belum mengetahui secara detail siapa identitas si lelaki itu, maka biasanya faktor perasaan cocok tersebut yang akan menjadi faktor dominan dalam pertimbangan si wanita untuk hubungan selanjutnya.
Sebagian orang sering langsung merasa tertarik ketika lawan jenis yang ia temui pertama kali menyapanya atau memberikan penampilan terbaiknya di kala itu, padahal bisa saja kesemuanya itu palsu. Sementara itu argumen rasional berdasar data lengkap tentang berbagai segi dari karakteristik lelaki atau perempuan, mungkin dapat memuaskan logika, tetapi mungkin  terasa kering, karena pernikahan bukan semata masalah logika, tetapi justru lebih merupakan masalah perasaan.
Sebagai contoh, ada pasangan suami istri yang dari segi logisnya sudah pas, misalkan suaminya ganteng dan istrinya cantik, juga secara materi sudah mencukupi, seharusnya hidup bahagia. Namun, pasangan tersebut justru melewati hari-harinya dengan suasana yang kering dan membosankan, karena hubungan lebih terkesan format daripada rasa. Untuk itu, diperlukan perasaan cocok diantara keduanya untuk mengurangi kekeringan, sehingga mereka akan kaya dengan perasaan, dan bisa hidup bahagia dalam kesahajaan

Jumat, 30 September 2011

Suara hatii

Tuhannn ... 
Apa yang harus aku lakukan di satu sisi aku memang sangat mencintainya .
Di satu sisi aku gak mau semua khalayak tau jika aku harus kembali hubungan dengan nya 
Salahkah .. jika hatiku memang memilih nya untuk penjadi pendamping hidup ku ?? 
Haramkah jika aku memang ingin bersamanya untuk menghabis  kan sisa umur ku ??
Masa Lalu ... 
Masa Laluu masa lalu itu yang sangat aku bencii ..
Masa lalu itu yang meruusak hubunganm ku dengan nya 
Dan masa lalu itu pula yang membuat dirinya terhina 
Aku Bencii Ituuu 


Menikah ... ???
Aku tahu menikah itu bukan hanya sekedar menyatukan dua hati, menyatukan dua prinsip, menyatukan dua keluarga yang semula hanya orang lain yang telah di kotak-kotak oleh golongan dan latar belakang .


Aku juuga berfikir tidak hanya sampai aku bisa menikah dengan nya saja ..
tapi kedepan nya sehabis menikah itu mau jadi apa ..
mau membangun keluarga seperti apa ???


mampukah dia memberikan ku kebahagiaan ..?
karena kepatuhan seorang istri setelah menikah yang utama harus kepada suami nya
baru kepada kedua orang tua .. 


Bisakah dia menjadi imam yang baik yang mampu menuntun kehidupan ku di dunia & akhirat 
mampukah dia memngabdikan kesetiaan nya hanya untuk berbagi dengan ku sampai maut yang bisa memisahkan ??


semua pertanyaan ku belum terjawab ... 
belu pernah keluarr sepatah katapun dari mu kalau kamu menyanggupi semua itu 
aku masih Raguu ..
aku masih tak bis amemberikan jawaban yang pastii 
aku inginn buktii 


aku inginnn bukti darinya 
jika dia memang berniat hidup dengan ku dan menyayangi ku dengan tulus 
.. 
semoga tuhan selalu ada di hati ku dan menjawab semua kegalauan ku ...

Kamis, 29 September 2011

DiLeMa ,,

DiLemaaa .. 
dilemma ,,
DiLemaa ,,
aku harus apa ??
aku bingung aku harus gimana .... ????
Tuhan ...
Berikan aku petunjukTunjuka Siapa dia..Tunjukan siapa dia sebenarnyajangan sampai mata ini bUtaJangan sampai hati ini Buta,,
Tuhann 
Aku hanya ingin baHagia atas Ridha Mu Aku hanya ingun baHagia Atas Jalan muu Selamatkan lah aku ya rabb ..
tunjukan diaaa..
Tunjukan diaa .. 

Jumat, 23 September 2011

aku kangen mama .. 
mama yang selalu memberi ku semangat saat aku terjatuh 
mama yang selalu mendukung ku saat aku terpuruk ,dia selau memberi ku pengertian kalau hidup itu memang banyak ujian 
ketika aku di lepas untuk bejar hidup sendiri layak nya perahu-perahu ini .. berlayar mencari tempat berlabuh .. membawa sejuta pengharapann .
dan kembali saat semua peti tlah terisi dengan sejuta pengalaman .. berharga 
mama ..
hanya lewat ini aku bisa mencurahkan keluh kesah ku .. tak kuasa aku menahan airmata yang tlah terjatuh membasahi keyboard d saat ini ..
d temani gemuruh hujan yang begitu deras di luar sana yang mengingatkan ku akan mama dan masa kecil ku 
aku masih mengigat nya ketika hujan tiba .. aku segera berlari keluar .. rumah bermain di atas lahan kosong berlari,tertawa kegiragan , karena aku memang suka hujan,
tapi mama pasti mengomeli ku,, memaksa aku buat kembali masuk ke rumah ,sembari menenteng handuk ,aku tak kuasa melawan aku hanya tertunduk dan menghampuri mu
 kau mendekap ku
aku tahu kau tak mau aku sakitt .. 
Dan aku sangatt.. sangattt merindukan saat itu .


Love u mom 



regards :') 



Kamis, 22 September 2011

KeberSAMaaN ...

 aku bersama teman se Departement berat badan ku bertambah aku keliatan gendutt :(
 Kebersaamaan itu Sangat indah kawannd ::: 
 Buka Bareng Di lacodevin meski macet nya setengah matiii kalo bersama gak kerasa yang ada Ramee aja 
Semua itu berawal dari perjuangan sebelum mengenal banyak dan sebelum perubahan itu terjadi ....      
teman.. mengajari aku kedewasaan
mengajari aku mengertii kekurangan dan kelebihan dalam diri
sukses all .. God bless U :)

I SAy

22 September 2011 , 2 days with sad 


"sudah beberapa hari ini 
kamu hilang ... kamu hilang 
kamu kemana mengapa tak pernah 
mengirim ku pesan lagii ..
kamu kemana ...?"


aku masih mencari ???
Padahal sebenarnya aku 
sudah tak peduli
aku sudah tak mau tahu lagiii ..
tah mau tahu tentang hidup mu
tak mau tahu semua tentang mu


Aku harus membenci mu
Aku harus mengubur semua
kenangan tentang mu
Aku harus menghapus
semua hari dengan mu


Bukan aku tak punya hatii ..
Aku tak bisa menerima 
semua kebohongan dan penghianatan mu
Aku tak Bisa menerina Masa lalu kamu 


Bagiku ituu Pahitt sangat pahitt 
Rasa sakit ini ...
Sirna sampai ku matii ... 


Add caption





Rabu, 21 September 2011

HearT say ...

" Ketika Hati Tlah Berkata .... "
Aku masih Mencintanya ,Aku masih menyayangnya ..
Aku masih Merindunya ..."
Sungguh terlau muna Bibir ini untk berucap " TIDAK"
Ketika logika berkata
"Jauhi diaa.. Jauhi dia sejauh mungkin ..
Dia yang tlah menyakitimu .. 
Dia Menghianati mu ...
Dia yang penuh Dusta 
Aku dilema...

Hauskah aku memilih nurani yang membuat logika ini terasa dungu dengan kenyataan yang terjadi ..
Ataukah aku harus memilih Logika dan menjadikan diri ini seperti batu yang mematung tanpa nurani
Tuhann ... Berikan aku Jalan 
"Harii Ini Crerah ..
Padahal aku mengharapkan hujan 
Hujan yang lebat sepertii kemarin
Hujan yang Dingin Seperti kemarin 
kenapa hari ini cerah ???
Kenapa harii ini Cerah
Karena hujanlah Yang membuat dariku dan Kamu Takan pernah bertemu ... "